Tak Hanya Lapar
April 29, 2008
Seorang anak duduk termenung di sudut kota metropolitan itu,
Diam, tak bersuara
Tatapannya kosong meihat lalang lintang kendaraan berpolusi
Apa yang ada di benaknya?
Kedua tanggannya meremas erat perutnya
Sedikit rintihan kecil mewarnai lamunnya
Lantas, kemanakah kedua orang tua anak mungil itu?
Tidak, dia tidak memikirkannya sesuatu
Dugaanku salah selama ini
Tangan yang kecil menadahkan pada setiap orang yang lewat di depannya
Ternyata demi sekoin uang, ia rela membuang waktu bahagianya
Untuk menggais uang
Untuk mengisi kekosongan di perutnya
Ya,,, inilah kehidupan para anak jalanan
Tak hanya lapar,
Namun juga membuang semua masa yang
Seharusnya menjadi suga dunia bagi mereka.
Bukan salah orang yang melahirkan mereka
Tak patut ada yang disalahkan
Hanya satu jalan untuk menutupi kesalan itu
Yaitu
Uluran kita.
Entry Filed under: Kelaparan, anak jalanan, uluran kita. .


Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed